Kamis, November 28, 2024

Tahun ini LPDB KUMKM Targetkan Salurkan Dana Bergulir Rp 1,8 T

JAKARTA, TrijayaNews.id – Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (LPDB KUMKM) menyatakan target penyaluran dana begulir tahun ini sebesar Rp 1,8 triliun. Berbagai strategi pun disiapkan guna mencapai target tersebut.

“Salah satu strateginya, kita terus melakukan transformasi proses bisnis. Lalu transformasi dalam proses mencari terobosan dan peluang pasar baru, di mana program pemerintah dijalankan,” tegas Direktur Utama LPDB KUMKM Supomo dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (3/1/2021).

Menurutnya, strategi lainnya,  yakni menjalin kerja sama antar Badan Layanan Umum (BLU). “Kita juga mulai melakukan venture capital approach,” kata dia.

Supomo meyakini, bila tidak ada rintangan pandemi seperti 2021, pada November tahun ini, target sudah bisa diselesaikan. Pada 2022, lanjutnya, lembaga di bawah naungan Kementerian Koperasi dan UKM itu pun ditargetkan dapat menyalurkan pembiayaan ke sektor riil hingga 40 persen dari jumlah target atau sekitar Rp 720 miliar.

Sebelumnya pada 2020, LPDB KUMKM hanya menyalurkan dua persen dana bergulir ke sektor riil. Kemudian pada 2021 naik menjadi 13,5 persen.

“Kami akan lakukan berbagai macam strategi agar bisa capai 40 persen. Ini sangat challenging, karena ditantang membuat LPDB terus berpacu, berubah, serta bertransformasi,” tkatanya.

Baca Juga :  Lampung Bisa Dikembangkan Sebagai Pemasok Produk Ikan Dunia

Sektor riil yang dimaksud, kata dia, sesuai arahan Presiden Joko Widodo meliputi sektor pangan, pertanian, dan peternakan.

Ia melanjutkan, penyaluran dana bergulir tahun ini tetap lebih banyak ke Koperasi Simpan Pinjam (KSP). Hal itu berkaca pada 2020.

“Pada 2020 atau awal pandemi, KSP butuh likuiditias, saat itu ada koperasi besar gagal bayar berefek ke koperasi sangat menurun. Jika itu terjadi secara masif, maka sudah nggak ada kepercayaan lagi terhadap koperasi di Indonesia. LPDB bisa cepat tahan itu, jadi mereka masih eksis,” ujarnya.

Pada 2022, lanjut Supomo, rencana LPDB tidak berubah. Tahun ini LPDB akan memberikan penguatan terhadap modal koperasi.

“Ke depannya, modal koperasi by design. Jadi didesain butuh berapa tahun depannya butuh berapa, sehingga mitra LPDB terbiasa mempunyai business plan,” jelas dia.

Sebagai informasi, tahun lalu LPDB KUMKM berhasil menyalurkan dana bergulir sebesar Rp 1,64 triliun. Sedikit lebih banyak dari target 2021 yang sebesar Rp 1,6 triliun.

Ia menuturkan, tidak mudah mencapai target 2021. “2021 berat buat LPDB karena ada PPKM darurat selama tiga bulan enggak bisa ngapa-ngapain,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini

Perkuat Komitmen sebagai Agent of Development, BNI Gandeng Batumbu Perluas Akses Pembiayaan bagi UMKM

Trijayanews.id, Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI, terus memperluas jangkauan pembiayaan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan menjalin...

BNI Perluas Layanan untuk Diaspora Indonesia di Belanda melalui Implementasi KMILN

Trijayanews.id, Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI, bersama Kementerian Luar Negeri Direktorat Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik mengadakan sosialisasi, dan...

Sabet Best Employer Brand on LinkedIn Talent Awards Indonesia 2024, BNI Pimpin Masa Depan Dunia Kerja

Trijayanews.id, Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI, menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan, sebagai Best Employer Brand on LinkedIn Talent Awards...

BNI Optimalkan Layanan Digital untuk Permudah Nasabah Manulife Bayar Premi

Trijayanews.id, Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus memperkuat inovasi layanan digitalnya dengan menggandeng Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Manulife Indonesia)....

Berita Terkait

Tentang Kami

Ikuti Kami

Copyright @ 2020 TrijayaNews.id. All right reserved