Senin, April 15, 2024

Tips Menjaga Kecukupan Asupan Nutrisi Selama New Normal

Jakarta – Pemerintah telah menerapkan tatanan new normal yang memungkinkan masyarakat dapat menjalankan aktifitas sehari-hari namun tetap mengacu kepada perubahan budaya yang diperlukan dalam menghadapi kondisi pandemi. Menimbang hal tersebut, serta membantu megedukasi khalayak dalam beradaptasi dengan kondisi new normal ini.

Pada hari ini, Herbalife Nutrition Indonesia menyelenggarakan Virtual Nutrition Talk merupakan salah satu bagian dari kampanye perusahaan: Sharing the Power of Good Nutrition (SPGN) sebagai bentuk kontribusi perusahaan untuk mendukung masyarakat Indonesia, konsumen dan komunitas dalam mendapat wawasan seputar asupan nutrisi yang baik, dan mengajak masyarakat hidup aktif dan sehat. Nutrition Talk ini menghadirkan pakar nutrisi yang juga merupakan Dosen Departemen Gizi Masyarakat Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr. Rimbawan dan Nutritionist Herbalife Nutrition Indonesia Aria Novitasari.

Senior Director & Country General Manager Herbalife Nutrition Indonesia, Andam Dewi mengatakan, semua pihak harus dapat beradaptasi dengan kebiasaan-kebiasaan baru dalam menjalani aktifitas sehari-hari. Hal ini telah menjadi perhatian kami tidak hanya bagi internal perusahaan namun juga edukasi ke pihak eksternal sebagai upaya perusahaan untuk berkontribusi dalam upaya pemerintah menahan laju penyebaran pandemi COVID-19.

“Saat berbicara mengenai sistem imun, sering kali hanya dihubungkan dengan kemampuan tubuh dalam menangani flu dan infeksi. Namun, perlu juga dipertegas kembali bahwa, sistem kekebalan tubuh atau sistem imun juga sangat berkorelasi erat dengan terpenuhinya nutrisi yang diperlukan tubuh. Jika menginginkan tubuh yang sehat, berarti harus menjaga pola makan yang sehat. Makanan yang sehat akan meningkatkan imunitas tubuh untuk melawan penyakit,” ujar Andam Dewi.

Sedangkan, Dr. Rimbawan mengungkapkan beberapa rekomendasi asupan nutrisi selama era new normal. Menurutnya, dalam kondisi sehat dan aktivitas normal tidak perlu ada perubahan angka kecukupan zat gizi, namun dengan mencukupi semua kebutuhan zat gizi sangat diperlukan untuk menjaga agar sistem imun tetap terjaga dengan baik, selama masa pandemi Covid-19 ini mengajarkan kita pentingnya menerapkan pedoman gizi seimbang dan 10 pesan gizi seimbang.

“Selain itu, perlu diperhatikan prinsip gizi seimbang yang tetap harus dijalankan antara lain memperhatikan keaneka-ragaman makanan, tetap beraktivitas fisik, selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan menjaga berat badan ideal,” katanya.

Sementara, Aria Novitasari mengatakan bahwa ada hubungan nyata antara sistem kekebalan tubuh dan nutrisi. “Apa yang kita makan, di mana kita hidup, seberapa banyak kita tidur, bagaimana kita berolahraga, dan bahkan dengan siapa kita hidup, semua menyebabkan reaksi kimia yang dapat mengubah status kesehatan kita. Yang perlu ditambahkan adalah adalah microbiome di tubuh kita, yang merupakan mikroorganisme yang dapat andalkan untuk melindungi dari kuman, memecah makanan untuk energi, menghasilkan vitamin penting dan mendukung sistem kekebalan tubuh kita,” ujarnya.

Mengacu pada data dari Herbalife Nutrition, bagian terbesar dari sistem kekebalan tubuh – sekitar 70% – terletak di dekat usus, yang memonitor asupan makanan dan bagaimana tubuh menggunakannya. Ini yang menjadi penting bagi kita untuk mengkonsumsi makanan seimbang dengan vitamin, mineral, dan nutrisi yang tepat sambil mempertahankan gaya hidup sehat. Dengan kata lain menjaga kesehatan sistem pencernaan adalah salah satu kunci untuk menjaga sistem imun kita tetap optimal. Mengkonsumsi makanan seimbang harus juga memperhatikan asupan nutrisi yang dapat diserap optimal oleh sel tubuh.

Baca Juga :   Temui Bocah Pengidap TBC Tulang Belakang, Mensos Berikan Motivasi dan Doakan agar Cepat Sembuh

Ada beberapa tips dalam mengkonsumsi makanan seimbang:

  1. Sertakan protein dalam nutrisi harian Anda
    Selain dikenal sebagai pondasi tubuh, protein juga memungkinkan tubuh untuk memproduksi antibodi yang dibutuhkan untuk melawan virus dan bakteri yang menyerang tubuh. Protein dapat kita peroleh dari berbagai makan yang mudah didapat seperti ikan, unggas, daging tanpa lemak, makanan kedelai dan produk susu rendah lemak.
  2. Konsumsi vitamin dan fitonutrien
    Vitamin A dan C, serta fitonutrien adalah faktor penting dalam kesehatan sistem kekebalan tubuh. Sebagai salah satu pendorong sistem kekebalan tubuh terbesar, Vitamin C mendorong tubuh kita untuk memproduksi antibodi yang melawan penyakit. Sangat penting untuk mempertahankan asupan vitamin C harian karena tubuh tidak memproduksi atau menyimpannya. Sedangkan, vitamin A mendukung kesehatan kulit kita, jaringan saluran pencernaan kita dan sistem pernapasan.

    Fitonutrien, yang ditemukan dalam sayuran dan buah-buahan, dapat mengurangi stres oksidatif tubuh kita. Sejumlah fitonutrien telah terbukti mengurangi risiko kanker dan penyakit kardiovaskular, melawan peradangan, menurunkan tekanan darah, dan meningkatkan kesehatan keseluruhan sistem kekebalan kita.

  3. Fokus pada kesehatan usus dengan probiotik dan prebiotik.
    Sistem pencernaan juga memainkan peran penting dalam mendukung fungsi kekebalan tubuh. Saluran usus adalah rute utama kontak dengan lingkungan eksternal dan merupakan jalur yang mengandung mikrobioma dan membantu pencernaan serta penyerapan nutrisi. Memiliki bakteri usus yang tepat telah dikaitkan dengan manfaat seperti penurunan berat badan, peningkatan pencernaan, kulit yang lebih sehat, dan yang paling penting meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, meskipun penelitian di bidang ini tidak konklusif atau dapat diterapkan secara universal.

    Penelitian telah menunjukkan bahwa probiotik, yang merupakan ‘bakteri baik’, berguna dalam menjaga sistem pencernaan, dan prebiotik, jenis serat yang tidak dapat dicerna tubuh manusia, berfungsi sebagai makanan untuk probiotik ini.

  4. Tingkatkan konsumsi asam lemak omega-3.
    Asam lemak omega-3, seperti DHA dan EPA, adalah jenis lemak sehat dan esensial, yang dapat ditemukan dalam makanan seperti biji chia dan suplemen seperti minyak ikan. Asam lemak omega- 3 dapat meningkatkan fungsi sel imun, yang memainkan peran besar dalam sistem bawaan dan adaptif yang merespons infeksi.

    Mengikuti pedoman kesehatan umum yang baik – memastikan asupan nutrisi dan olahraga teratur – adalah garis pertahanan pertama Anda dan cara terbaik secara alami menjaga sistem kekebalan tubuh Anda.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini

Strategi Kebijakan Hilirisasi Migas dan Minerba yang Efektif untuk Indonesia

JAKARTA, TrijayaNews.id - Kebijakan hilirisasi minyak dan gas (migas) serta mineral batubara (minerba) menjadi salah satu fokus pemerintah untuk mengoptimalkan sumber daya alam. Selain...

Bank DKI Terima Apresiasi Sebagai Mitra Strategis 2023 Baznas Bazis Provinsi DKI Jakarta

Direktur Teknologi dan Operasional merangkap Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama Bank DKI, Amirul Wicaksono melakukan ramah tamah dengan Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi...

Komunitas Rumah Bunga Matahari Rumah Harapan Rayakan Indahnya Ramadhan bersama teman-teman Disabilitas

Trijayanews.id - Dalam rangka merayakan indahnya bulan suci Ramadhan, hari Minggu 24 Maret 2024 Bunga Matahari Rumah Harapan mengadakan acara buka puasa bersama teman-teman...

Bank DKI Ambil Bagian dalam Program SERAMBI Bank Indonesia 2024

Direktur Teknologi dan Operasional, merangkap Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama Bank DKI, Amirul Wicaksono (baris pertama, memegang bendera), disaksikan Kepala Departemen Pengelolaan Uang Bank...

Ciptakan Nuansa Baru di Bulan Ramadhan

Jakarta, TrijayaNews.id– Memilih furnitur dan mendekorasi ulang ruangan di rumah bisa menjadi aktivitas seru dan menyenangkan di bulan Ramadhan, terlebih untuk mengisi waktu sambil...

Berita Terkait

Tentang Kami

Ikuti Kami

Copyright @ 2020 TrijayaNews.id. All right reserved