Senin, Mei 20, 2024

BPTI Gelar FIKSI 2023, Smesco Indonesia Inisiatif jadi Kurasi Karya Inovatif Generasi Muda

TrijayaNews.id, Jakarta – Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) pada 2023 tengah digelar di Gedung Smesco Jakarta. Pameran terbesar karya anak bangsa, khususnya bagi siswa SMA/SMK dilaksanakan dari 25-30 September 2023 di Jakarta.

Festival yang merupakan hajat akbar Balai Pengembangan Talenta Indonesia, Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi ini, menyajikan hasil kreativitas kalangan siswa dari 26 provinsi.

Awalnya pendaftar lomba berjumlah 4.026 siswa dari 578 sekolah berasal dari 207 Kabupaten/Kota. Mereka itu berkompetisi pada enam cabang lomba, terbagi dalam dua kelompok siswa SMA dan siswa SMK.

Kelompok siswa SMA cabang yang
dilombakan antara lain; 1) Kriya; 2) Game, Aplikasi & Video Animasi; 3) Fashion; 4) Desain Grafis; 5) Boga; 6) Lintas Usaha.

Sedangkan kelompok siswa SMK cabang yang dikompetisikan agak sedikit berbeda, yakni berspektrum dari cabang keahlian kurikulum, seperti; 1) Agribisnis, Agroteknologi, dan Kemaritiman; 2) Kesehatan dan Wirausaha Sosial; 3) Pariwisata dan Kuliner; 4) Industri Kreatif; dan 5) Teknologi Digital.

Pasca melalui proses seleksi yang ketat, sesuai penjelasan Asep Sukmayadi, Kepala Balai Pengembangan Talenta Indonesia, tersaring 96 tim SMA, berjumlah 182 orang siswa dan 80 tim SMK berjumlah 147 siswa dari 199 jumlah sekolah, berasal dari 24 provinsi. Mereka inilah kata Asep yang lolos menjadi finalis FIKSI 2023.

Masih jelas Asep, finalis terbanyak berasal dari Provinsi D.I Yogyakarta dengan jumlah Tim SMA 23 tim dan Tim SMK 23 Tim. Disusul Jawa Timur masing-masing 15 tim SMA dan SMK, tempat ketiga Propinsi Jawa Tengah dengan 14 tim SMA dan 11 tim SMK.

Lebih lanjut Asep Sukmayadi menuturkan, sebagai wujud dari implementasi kebijakan manajemen talenta nasional di bidang kewirausahaan, sekaligus implementasi merdeka belajar dan pendidikan karakter secara konsisten, peserta akan lebih memiliki kesempatan untuk mengembangkan gagasan secara jitu dan berdampak nyata.

Baca Juga :   Resmikan Sirkuit Mandalika, Presiden: Siap Digunakan untuk Ajang Kelas Dunia

“Selama proses rangkaian program FIKSI 2023, peserta mengasah kemampuan softskill dasar yang harus dikuasai lulusan SMA/MA dan SMK, yaitu kemampuan berkomunikasi, berpikir kritis, memecahkan masalah, berinteraksi, memiliki karakter yang tangguh, mandiri dan bertanggung jawab, kreatif serta kemampuan bekerja secara  efektif dengan pihak lain dan berjiwa wirausaha.” jelas Asep

Smesco jadi Kurator Nasional Hasil Karya Siswa

Untuk menjaga kesinambungan hasil karya para siswa, melalui talenta yang diciptakan tersebut, membutuhkan para pihak untuk menjembatani. Salah satunya adalah SMESCO Indonesia.

Menurut Direktur Bisnis dan Pemasaran, Smesco Indonesia, Wientor Rah Mada, bahwa peran Smesco Indonesia pada gelaran FIKSI 2023, sebagai salah satu kurator nasional hasil karya dan model bisnis kreatif yang dipamerkan oleh peserta lomba, baik tim SMA dan tim SMK.

Ratusan tim dari sekolah-sekolah di seluruh Indonesia berkompetisi menampilkan inovasi produk, jasa, serta teknologi yang siap menjadi solusi bagi masyarakat. “Festival ini menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam dunia kewirausahaan, terutama dari generasi mudanya.” ungkapnya saat ditemui di lokasi festival.

Lebih lanjut Wientor mengutarakan, era globalisasi dan revolusi industri 4.0 menuntut masyarakat untuk selalu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital. Generasi muda memiliki peran krusial dalam menyongsong masa depan Indonesia yang lebih cerah. FIKSI 2023 bukan hanya sekedar ajang pameran, melainkan platform yang menginspirasi siswa untuk berpikir out of the box dan solutif terhadap permasalahan.

Masih dijelaskan Wientor, bahwa Smesco memiliki beberapa kriteria dalam mengurasi karya inovasi. kewirausahaan. Diantaranya, produk atau jasa yang ditawarkan menampilkan keunikan, kreativitas, dan solusi terhadap rintangan yang ada.

Baca Juga :   Hari Pahlawan 2021, Presiden Pimpin Upacara Ziarah Nasional di TMP Kalibata

“Terkait apakah ide bisnis memiliki potensi untuk berkembang, mendapatkan keuntungan, dan berkelanjutan di masa depan. Apakah produk atau jasa tersebut sudah siap untuk diterima oleh pasar dan memenuhi kebutuhan konsumen, sustainability, dampak sosial dan apiknya kerja sama tim,” tandasnya.*

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini

Siapa Pemilik Merek Polo Ralph Lauren yang Sebenarnya?

JAKARTA, TrijayaNews.id - Pemegang merek Polo Ralph Lauren, Mohindar H.B meluruskan dan memberikan klarifikasi persoalan sengketa kepemilikan merek dan hak cipta Polo Ralph Lauren...

Magnet Alumni Tebuireng Refleksi HBH & Temu Alumni Tebuireng

Oleh: (Santri Tebuireng & Pendiri Gerakan Nasional Generasi Indonesia Bersarung-GIB) Malam ini, Jum'at malam Sabtu, 3 Mei 2024. Di halaman Pesantren Tebuireng, kita...

EF Kids & Teens Indonesia Berikan Dampak Positif Terhadap Puluhan Ribu Pelajar Indonesia Melalui Pelatihan Guru Bahasa Inggris Di 6 Area Wisata Indonesia

Lombok Tengah, TrijayaNews.id - Sejak Juni 2023 hingga Februari 2024 EF Kids & Teens Indonesia telah melaksanakan 6 kali pelatihan secara offline dan 8...

Fakultas Komunikasi Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR adakan Focus Group Discussion (FGD) Pemutakhiran Kurikulum Guna “Mendukung Pencapaian Indonesia Emas 2045”

Trijayanews.id - Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR adakan Focus Group Discussion (FGD) Pemutakhiran Kurikulum Fakultas Komunikasi meliputi 2 (dua) Program Studi (Prodi) yang terdiri...

Strategi Kebijakan Hilirisasi Migas dan Minerba yang Efektif untuk Indonesia

JAKARTA, TrijayaNews.id - Kebijakan hilirisasi minyak dan gas (migas) serta mineral batubara (minerba) menjadi salah satu fokus pemerintah untuk mengoptimalkan sumber daya alam. Selain...

Berita Terkait

Tentang Kami

Ikuti Kami

Copyright @ 2020 TrijayaNews.id. All right reserved