AKSI INKLUSI: Mahasiswa LSPR Dorong Kesiapan Kerja Penyandang Disabilitas Lewat Workshop Personal Grooming

Pendidikan57 Dilihat

Trijayanews.id – Mahasiswa Public Relations & Digital Communication (PRDC) kelas 27-2TP LSPR Institute of Communication & Business menggelar workshop personal grooming bagi penyandang disabilitas melalui program Community Development bertajuk AKSI INKLUSI di Aula SLB Al-Gaffar Guchany, Bekasi, Jumat (12/6).

Kegiatan yang menjadi pre-event AKSI INKLUSI ini bertujuan membekali peserta dengan keterampilan dasar personal grooming sebagai bagian dari persiapan memasuki dunia kerja profesional.

banner 336x280

Sebanyak 30 peserta yang terdiri dari siswa aktif dan alumni SLB Al-Gaffar Guchany mengikuti pelatihan tersebut. Para peserta merupakan penyandang disabilitas tunagrahita, termasuk down syndrome dan autisme, serta tunarungu.

Untuk memastikan materi tersampaikan secara tepat, AKSI INKLUSI menghadirkan dua fasilitator dari LSPR School for Special Needs Education (SSNE), yaitu Isti Haryani, M.Pd. dan Irwan Hermawan, S.Pd., M.I.Kom.

Dalam workshop yang berlangsung interaktif, peserta diajak mempelajari berbagai keterampilan dasar personal grooming, mulai dari menyisir rambut, merapikan pakaian, menggunakan lotion dan bedak, hingga mencoba mengenakan pakaian kerja formal seperti kemeja dan blazer. Kegiatan ini juga melatih kemandirian peserta melalui praktik langsung, termasuk memasang kancing baju secara mandiri.

Ketua Pelaksana AKSI INKLUSI, Ribka Desclara Bintoro, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal untuk membantu penyandang disabilitas menampilkan potensi terbaik mereka di lingkungan profesional.

“Workshop personal grooming ini menjadi salah satu upaya untuk membangun kepercayaan diri dan kesiapan teman-teman disabilitas dalam memasuki dunia kerja. Mereka memiliki potensi dan kompetensi yang tidak kalah untuk berkontribusi di dunia profesional,” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan oleh Kepala Sekolah SLB Al-Gaffar Guchany, Nia Suniarti, yang menyambut baik kolaborasi tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi kepedulian mahasiswa LSPR. Melalui workshop ini, anak-anak kami mendapatkan pengalaman baru yang dapat mendukung kemandirian dan kesiapan mereka di masa depan,” katanya.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat penghargaan kepada para fasilitator dan mitra yang terlibat sebagai bentuk apresiasi atas kolaborasi yang terjalin.

Workshop ini menjadi langkah awal menuju Main Event AKSI INKLUSI yang akan diselenggarakan pada 19 Juni 2026. Melalui talkshow dan simulasi profesi bersama mitra industri inklusif, peserta akan memperoleh kesempatan untuk mengenal dunia kerja secara lebih dekat sekaligus mengembangkan kesiapan profesional mereka.

Melalui rangkaian program ini, AKSI INKLUSI berharap dapat memperluas akses pembelajaran kesiapan kerja bagi penyandang disabilitas serta mendorong terciptanya lingkungan kerja yang lebih inklusif, setara, dan ramah bagi semua.