Trijayanews.id – Sorak Betawi Condet, program pemberdayaan masyarakat yang diinisiasi mahasiswa LSPR Institute of Communication & Business, berkolaborasi dengan Pokdarwis Kampung Condet menyelenggarakan kegiatan “Ngabimbing Pade-Pade di Kelurahan Balekambang” pada Sabtu (6/6).
Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian Sorak Betawi Condet 2026 ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan media digital untuk mempromosikan budaya Betawi dan potensi wisata lokal.
Acara dihadiri oleh perwakilan Kelurahan Balekambang, Balai Budaya Condet, Pokdarwis Kampung Condet, anggota PKK, serta masyarakat setempat. Peserta mendapatkan pelatihan mengenai pembuatan konten digital, pengelolaan media sosial, dan teknik editing sederhana yang dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan budaya Betawi kepada khalayak yang lebih luas.
Project Leader Sorak Betawi Condet, Nailah Inayah Humaira, menjelaskan bahwa program ini dirancang sebagai ruang kolaborasi antara generasi muda, masyarakat, dan komunitas budaya.
“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan media digital untuk memperkenalkan budaya Betawi dan potensi wisata budaya Condet. Dengan memadukan budaya dan teknologi, kami ingin budaya Betawi tetap hidup dan relevan bagi generasi mendatang,” ujarnya.
Ketua Pokdarwis Kampung Condet, Dicky Arfansuri, S.Pd., menyambut baik kegiatan tersebut dan menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam pelestarian budaya.
“Cintai budaya Betawi dan jangan lupakan sejarah. Generasi muda memiliki peran penting untuk mengenal, menjaga, dan melestarikan budaya agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman,” katanya.
Dukungan juga disampaikan oleh Mardi, Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Balekambang, yang mengapresiasi pendekatan pelestarian budaya melalui edukasi digital.
“Program seperti ini memberikan ruang bagi masyarakat untuk belajar hal-hal baru sekaligus tetap mengenal dan menjaga budaya Betawi,” ujarnya.
Dalam sesi utama, peserta mengikuti pelatihan Basic Content Creation Training yang dipandu oleh Dr. Geofakta Razali, S.I.Kom., M.I.Kom., C.Ht. Peserta diajak memahami strategi membuat konten yang efektif serta memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi budaya.
Kegiatan juga dimeriahkan dengan Betawi Pantun Interactive Session dan Basic Editing Workshop yang memberikan pengalaman praktik langsung kepada peserta dalam membuat konten promosi budaya yang menarik.
Melalui kegiatan ini, Sorak Betawi Condet berharap masyarakat semakin aktif memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pelestarian budaya sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Betawi kepada generasi yang lebih luas.















