Rabu, Agustus 17, 2022

SesKemenkopUKM: Memperkuat Ekonomi Lokal Bisa Selamatkan Ekonomi Nasional Dari Resesi

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Prof Rully Indrawan mengatakan, dengan memperkuat ekonomi lokal bisa menyelamatkan perekonomian nasional dari resesi. Harus ada rasa keikhlasan kita untuk sama-sama membeli dan konsumsi produk-produk lokal. 

GARUT, TrijayaNews.id – Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Prof Rully Indrawan mengatakan, dengan memperkuat ekonomi lokal bisa menyelamatkan perekonomian nasional dari resesi. Harus ada rasa keikhlasan kita untuk sama-sama membeli dan konsumsi produk-produk lokal.

“Komitmen untuk memperkuat produk lokal akan menyelamatkan ekonomi nasional dari resesi,” tegas Prof Rully, saat menutup rangkaian kegiatan  Perayaan Puncak Hari Koperasi ke-73 di Kabupaten Garut, Senin (27/7).

Di acara yang juga dihadiri Bupati Garut Rudy Gunawan, Prof Rully menjelaskan, koperasi dinilai mampu mengembalikan kekuatan ekonomi kerakyatan. “Seluruh dunia sedang mengalami ujian di tengah pandemi Covid-19, dimana pertumbuhan ekonomi nasional sedang mengalami tantangan yang cukup serius, angka kemiskinan dan pengangguran meningkat”, kata Prof Rully.

Menurut Prof Rully, pemerintah akan terus berupaya agar di Kuartal III 2020 ekonomi bisa kembali bangkit. “Agustus ini menjadi penentu keberhasilan”, ujar Prof Rully.

Untuk mendukung usaha itu, lanjut Prof Rully, pemerintah juga telah mengucurkan penyaluran dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) untuk sektor KUMKM sebesar lebih dari Rp123 triliun. Dan saat ini koperasi telah memiliki sumber pembiayaan dari LPDB KUMKM, dimana saat ini telah dimulai penyaluran  100 persen untuk koperasi.

“Dari dana Rp 1 triliun tersebut, Rp431 miliar rupiah sudah cair dan antara lain mengalir ke Jawa Barat,” sebut Prof Rully.

Lebih dari itu, menurut Prof Rully, pemerintah juga tengah menyiapkan Peraturan Menteri Koperasi dan UKM terkait penyaluran bantuan sosial produktif, dimana sebanyak 12 juta pelaku usaha mikro dan ultra mikro akan mendapat Bansos modal kerja.

“Pada 17 Agustus mendatang, Bansos Sosial Produktif rencananya akan diluncurkan langsung oleh Presiden Jokowi,” tukas Prof Rully.

Baca Juga :   Presiden Ajak Pelaku Usaha UKM Tetap Optimis Hadapi Pandemi

Jangan Goyah

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Garut Rudy Gunawan mengatakan bahwa koperasi yang merupakan bagian dari kehidupan sehari- hari, tentu tidak boleh goyah dalam keadaan apapun. Apalagi, koperasi merupakan wujud dari dari ekonomi mikro, kecil, dan menengah, serta ekonomi kerakyatan.

Rudy menambahkan, di Kabupaten Garut ada sekitar 1.500 koperasi dan berjalan baik. Namun, di beberapa titik dengan adanya Covid-19 ini ada pembatasan akses pemasaran sehingga banyak kegiatan-kegiatan yang ditutup.

“Ada sekitar 600 ribu sekolah dasar dan SMP, serta 300 ribu SLTA di Garut, sehingga KUMKM mengalami kebuntuan dalam pemasaran”, kata Rudy.

Rudy mengungkapkan, banyak koperasi yang memberikan pinjaman kepada sekolah untuk memasukan siswa sekolah bahkan membiayai anaknya untuk masuk ke perguruan tinggi yang bahkan biaya mencapai Rp 20 juta.

Di samping itu, Kabupaten Garut mendapat apresiasi dengan menerima bantuan sebesar Rp15 miliar karena penyelenggaraan keuangan daerah yang akuntabel dan transparan

“Dari Rp15 miliar tersebut, sebanyak Rp5 miliar untuk penguatan ekonomi KUMKM. Dan dengan adanya penambahan 1.000 UMKM lagi, kami berencana menjadikan Kabupaten Garut sebagai Kabupaten Halal, “ tukas Rudy.

Sementara Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (KUK) Jawa Barat Kusmana Hartadji menyatakan, pihaknya menyambut baik upaya pemerintah mengenai bantuan sosial produktif untuk usaha mikro.

Bansos produktif yang akan diberikan kepada 12 juta pelaku mikro dan ultra mikro dengan dana sebesar Rp2,4 juta. “Saat ini, baru ada 73 ribu pelaku usaha mikro yang mengajukan di Kabupaten Garut. Penerima harus terkoneksi by name by adress dan NIK”, pungkas Kusmana.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini

Bank Berkapasitas Global, Ini Strategi BNI

Jakarta, TrijayaNews.id - Direktur Corporate Banking BNI Silvano Rumantir mengakan, BNI memiliki DNA sebagai corporate banking yang aktif dan mendukung ekspansi nasabah korporasi hingga...

BNIDirect Catatkan Volume Transaksi Lebih Rp2.500 Triliun

Jakarta, TrijayaNews.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, (BNI kode saham: BBNI) terus berinovasi dengan memberikan kemudahan kepada para nasabah. Hal ini  menjadi...

Kelembagaan Koperasi Nelayan terus Diperkuat KemenkopUKM

Indramayu, TrijayaNews.id - Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM) terus memperkuat kelembagaan koperasi nelayan, melalui program pendampingan hingga terbentuk ekosistem usaha perikanan yang sehat. Menurut Staf...

SMESCO Indonesia Gandeng PT Jaya Hotel Lestari Pulihkan Ekonomi Melalui Sektor Perhotelan

Tangerang, TrijayaNews.id – Direktur Bisnis SMESCO Indonesia Wientor Rah Mada menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Direktur PT. Jaya Hotel Lestari atau Episode Hotel...

BNI Gandeng Indomaret untuk Perkuat Ekosistem Cashless

Jakarta, TrijayaNews.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI (kode saham: BBNI) terus memperkuat ekosistem cashless society guna memaksimalkan potensi pemulihan ekonomi. Kali...

Berita Terkait

Tentang Kami

Ikuti Kami

Copyright @ 2020 TrijayaNews.id. All right reserved