Rabu, Agustus 10, 2022

Pandemi Covid-19, Saat Tepat Investasi Properti 

Banyak pemilik properti ingin melepas asetnya untuk kebutuhan bisnis atau personal

JAKARTA, TrijayaNews.id – Bangkitnya perekonomian nasional terus menyeruak di tengah pandemi Covid-19. Salah satunya dari sektor properti yang terkena dampak cukup parah di awal pandemi.

Optimisme akan bangkitnya pasar properti di masa pandemi covid-19 ini muncul dari keyakinan pelaku pasar properti bahwa, masa pandemi covid-19 adalah saat yang tepat untuk berinvestasi di dunia properti.

Kenapa? Sebab, banyak pemilik properti ingin melepas asetnya untuk kebutuhan bisnis atau personal, selain itu, pelaku pasar properti saat ini tengah menahan diri.

Demikian yang mengemuka dalam webinar bertajuk “Pandemi Covid-19 Saat Tepat Investasi Properti,” yang digelar Urban Forum, Rabu (26/8/2020). Webinar Urban Forum kali ini menghadirkan narasumber Romeo Daniel Makenru Van Enst; Manager Non-Subsidized Mortgage and Consumer Leanting Division Bank BTN, Rieza Arif; Sales Manager Crown Group Indonesia, Piter Simponi; GM Marekting & Sales Harvest City, dan M. Gali Ade Novran; Pengamat Properti dari Epic Property.

Salah satu optimisme bergeliatnya investasi properti adalah besarnya minat masyarakat terhadap produk properti yang ditawarkan secara virtual oleh BTN. Manager Non-Subsidized Mortgage and Consumer Leanting Division Bank BTN, Romeo Daniel Makenru Van Enst mengungkapkan bahwa program dan promo-promo yang diluncurkan BTN di masa pandemi mendapat respon positif dari masyarakat.

“Program dan promo BTN selama pandemi sangat diminati, amat sangat efektif. Target kita bulan ini 875 milyar untuk KPR, saat ini dengan sisa waktu yang ada sudah capai 70%. Tapi ada noticenya, harga yang di atas 1 milyar masih perlu effort,” ungkapnya.

Guna memfasilitasi konsumen dalam mencari hunian saat pandemi, BTN meningkatkan layanan digital mereka di www.btnproperti.co.id, dan menggelar pameran properti virtual bertajuk Indonesia Property Expo 2020 dari 22 Agustus 2020 hingga akhir September mendatang.

“Sahabat keluarga Indonesia bisa mencari hunian lewat website kami. KPR from Home, Stay at Home, investasi lebih mudah dengan BTN. Di rumah bisa pilih unit, pilih properti,” ungkap Romeo.

Romeo mengungkapkan program KPR From Home merupakan terobosan yang dilakukan BTN di masa pandemi ini. Program ini melibatkan 38 develover dengan ratusan project pilihan.

Baca Juga :   Amar Bank Pertahankan Kinerja Positif dengan Inovasi Produk Baru

Senada dengan Romeo, Piter Simponi GM Marketing & Sales Harvest City mengungkapkan, masa pandemi ini merupakan saat yang tepat untuk membeli property.

Piter Simpony selaku pengembang property dari Harves City, mengungkapkan optimismenya bahwa pasar properti akan kembali bangkit. Hanya saja untuk itu diperlukan kolaborasi di semua sektor, dari pemasaran, promosi hingga pembiayaan.

Menurut Piter, pelaku industri properti saat ini harus bisa berinovasi dan beradaptasi dengan kondisi yang ada. Harvest City telah melakukan berbagai upaya agar menjadi brand yang sangat aware dengan kondisi new normal.

“Dari sisi arsitektur kita sudah mengikuti saran dari WHO yang harus memastikan sirkulasi udara yang baik, kualitasnya terjaga, lingkungan yang asri. Diluar itu juga, Harves City sudah disupport oleh provider internet untuk memastikan work from home atau school from home berjalan lancar,” katanya.

Rieza Arief, Sales Sales Manager Crown Group Indonesia mengungkapkan bahwa saat pandemi ini investasi di Australia akan sangat menguntungkan, karena Australia merupakan negara yang ekonominya telah pulih. Menurutnya, hingga kini orang Indonesia masih merupakan pembeli properti terbanyak ke-5 sejak tahun 2010.

“Saat ini ada kecenderungan kenaikan dari tahun 2016. Dahulu tujuan utama investasi orang indonesia itu adalah di Singapura, baru kemudian Australia, tapi di Singapura pajak pembelian naik dan sudah tidak captive lagi untuk investor Indonesia,” katanya.

M. Gali Ade Novran, pengamat properti dari Epic Property mengungkapkan, dampak Covid-19 hanya mengkoreksi penjualan pasar properti di bulan Maret dan April. Setelah itu, recoverynya sangat cepat. Ini menandai bahwa industry properti akan bisa bangkit kembali.

Baca Juga :   KemenKopUKM Perkuat Kerjasama Pengembangan KUKM Bersama Korea Melalui Green Business Center

Novran mengungkapkan membeli properti di masa pandemi ini sangat menguntungkan, karena covid-19 adalah right time to buy, sangat tepat untuk membeli property. “Sekarang pemilik properti lama sebetulnya cenderung ingin melepas asetnya untuk kebutuhan bisnis dan personal. Selain itu, pelaku pasar saat ini hold,” ujarnya.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini

Dari Beijing, Presiden dan Ibu Iriana Bertolak ke Tokyo

BEIJING, TrijayaNews.id – Setelah melakukan serangkaian pertemuan dengan Perdana Menteri Li Keqiang dan Presiden Xi Jinping di Beijing, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), pada Selasa sore,...

Saat Ibu Iriana Dijamu Minum Teh oleh Madam Peng Liyuan

BEIJING, TrijayaNews.id – Momen keakraban tampak saat Ibu Iriana Joko Widodo diterima oleh Madam Peng Liyuan istri Presiden Xi Jinping di Villa 15, Diaoyutai State...

Presiden Jokowi dan Presiden Xi Bahas Penguatan Kerja Sama Ekonomi hingga Isu Kawasan dan Dunia

BEIJING, TrijayaNews.id - Presiden Jokowi melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Xi Jinping di Villa 14, Diaoyutai State Guesthouse, Beijing, Selasa...

Presiden Jokowi Lakukan Pertemuan Bilateral dengan PM Li Keqiang

BEIJING, TrijayaNews.id - Mengawali agenda kunjungan kerjanya di Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri RRT (Premier) Li...

KemenKopUKM Hadirkan 20 UKM Sebagai Official Merchandise G20 Indonesia

Jakarta, TrijayaNews.id - Dalam rangka mendukung penyelenggaraan Presidensi G20 Indonesia 2022, Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) menghadirkan 20 UKM terpilih sebagai official merchandise G20...

Berita Terkait

Tentang Kami

Ikuti Kami

Copyright @ 2020 TrijayaNews.id. All right reserved