Jumat, Agustus 12, 2022

Maudy Ayunda, #Bintangmasakini di Masa Pandemi

Pandemi ini sangat mengkhawatirkan. Membuat kita harus berperang melawan hal kasat mata yaitu Virus Covid-19.

JAKARTA, TrijayaNews.id – Pandemi ini sangat mengkhawatirkan. Membuat kita harus berperang melawan hal kasat mata yaitu Virus Covid-19. Pandemi juga mengasah empati banyak orang, termasuk Maudy Ayunda, yang ingin memberi apresiasi kepada perempuan-perempuan hebat yang bekerja dengan risiko tinggi terpapar  Covid-19.

Maudy melewati pandemi di San Francisco, karena setahun ini ia memang sedang melanjutkan pendidikan di Stanford. Sama seperti semua orang di berbagai belahan dunia, Maudy pun banyak melewatkan waktu di rumah saja. “Waktu yang panjang membuat orang berusaha mengasah berbagai hal yang belum pernah dicoba sebelumnya. Saya saja sampai punya skill baru, masak kepiting ala Singapura, Singaporean Chili Crab. Soalnya saya penggemar seafood terutama kepiting. Karena tidak bisa keluar rumah, terpaksa masak sendiri,” katanya sambil tertawa.

Setelah masa lockdown selesai, perlahan-lahan orang boleh keluar rumah. Maudy pun mulai kembali beraktivitas. “Salah satu hal baik dari pandemi, ketika bisa keluar rumah, banyak orang memilih aktivitas di alam bebas, seperti piknik, trekking, dan hiking. Saya pun begitu. Sama seperti yang saya perhatikan terjadi di Indonesia, banyak yang bersepeda dan trekking,” lanjutnya.

Di masa transisi ini, orang-orang pun mulai kembali bekerja. Maudy melihat banyak pekerja perempuan yang rela bekerja keras meski mempertaruhkan nyawa. Maudy menyampaikan rasa terima kasih dan kekaguman pada pekerja perempuan di bidang kesehatan. “Tapi selain tenaga kesehatan, sebenarnya ada pekerja perempuan yang sama hebatnya. Mereka tidak seberuntung kita yang bisa memilih untuk tetap bekerja dari rumah,” kata Maudy.

Pekerja yang dimaksud Maudy adalah street workers. “Mereka adalah para pembersih jalan, tukang parkir, dan satpam. Entah bagaimana, saya melihat kecantikan mereka tetap bisa bersinar di saat melakukan pekerjaan di jalan. Sayangnya, mereka kurang diberi apresiasi. Padahal mereka pantas dihargai dan disebut sebagai #BintangMasaKini, karena mereka kita semua punya lingkungan yang lebih nyaman,” tambah Maudy.

Baca Juga :   Sharp Indonesia Luncurkan Face shield Premium di Masa PPKM

Sebagai public figure yang bisa memberikan pengaruh ke banyak orang, Maudy mengajak masyarakat memberikan apresiasi pada para street workers. Walau hanya dengan lambaian tangan dan ucapan terimakasih. “Sebelum pandemi, Lux Beauty pernah memilih para bintang film, bintang iklan, dan orang-orang berprestasi di bidang seni sebagai #BintangMasaKini. Saat pandemi ini para street workers adalah orang-orang yang paling tepat disebut  #BintangMasaKini,” kata Maudy dengan pasti.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini

Dari Beijing, Presiden dan Ibu Iriana Bertolak ke Tokyo

BEIJING, TrijayaNews.id – Setelah melakukan serangkaian pertemuan dengan Perdana Menteri Li Keqiang dan Presiden Xi Jinping di Beijing, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), pada Selasa sore,...

Presiden Jokowi dan Presiden Xi Bahas Penguatan Kerja Sama Ekonomi hingga Isu Kawasan dan Dunia

BEIJING, TrijayaNews.id - Presiden Jokowi melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Xi Jinping di Villa 14, Diaoyutai State Guesthouse, Beijing, Selasa...

Presiden Jokowi Lakukan Pertemuan Bilateral dengan PM Li Keqiang

BEIJING, TrijayaNews.id - Mengawali agenda kunjungan kerjanya di Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri RRT (Premier) Li...

KemenKopUKM Hadirkan 20 UKM Sebagai Official Merchandise G20 Indonesia

Jakarta, TrijayaNews.id - Dalam rangka mendukung penyelenggaraan Presidensi G20 Indonesia 2022, Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) menghadirkan 20 UKM terpilih sebagai official merchandise G20...

Berita Terkait

Tentang Kami

Ikuti Kami

Copyright @ 2020 TrijayaNews.id. All right reserved