Rabu, Agustus 10, 2022

KKP Hadir untuk Masyarakat Pulau Kecil Terluar

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menggenapi kunjungan kerjanya selama sepekan dengan menyambangi Pulau Maratua, di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

MARATUA, TrijayaNews.id – Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menggenapi kunjungan kerjanya selama sepekan dengan menyambangi Pulau Maratua, di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Kehadiran Menteri Edhy sebagai bukti kehadiran negara untuk masyarakat sekitar pulau terluar di tanah air.

Pulau Maratua dan Pulau Sambit merupakan dua dari 111 pulau-pulau kecil terluar di Indonesia. Menteri Edhy mengatakan, kedatangannya ke Maratua sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam peningkatan ekonomi dan kesejahteraan warga pulau-pulau kecil terluar.

“Agar pengalaman pahit lepasnya Pulau Sipadan dan Ligitan tidak terulang kembali,” kata Menteri Edhy saat tiba di Pulau Maratua, Kalimantan Timur, Selasa (1/9).

Menteri Edhy dijadwalkan berada di Maratua selama tiga hari, dengan rangkaian kegiatan antara lain menghadiri acara gerakan memasyarakatkan makan ikan (Gemarikan), pelepasan tukik bersama Yayasan Penyu Indonesia, serta melakukan penanaman mangrove dan tranplantasi terumbu karang di Pantai Green Nirvana Resort.

Ia juga akan melakukan pertemuan dengan pemerintah daerah, berdialog dengan pelaku usaha, serta memberikan bantuan permodalan untuk masyarakat Kecamatan Maratua.

Selepas itu, Menteri Edhy dan rombongan akan menyeberang ke Pulau Bakungan untuk berdialog dengan pelaku usaha atau pengelola pulau.

Potensi pariwisata Bahari Pulau Kakaban yang masih berada dalam wilayah Kecamatan Maratua juga menjadi perhatian Menteri Edhy. Ia akan mengunjungi pulau eksotis yang terkenal dengan ubur-ubur endemik tak bersengat itu untuk ikut mengampanyekan kembali pariwisata bahari yang sempat mati suri akibat pandemi.

Sementara itu pengelola Green Nirvana Resort, Ivandrian Gunawan, mengatakan pihaknya siap untuk besinergi dengan masyarakat setempat bersama-sama membangun Pulau Maratua sebagai destinasi wisata unggulan di Indonesia.

Ivan mengaku melibatkan warga dari empat kampung yang ada di Maratua untuk menjadi karyawan resort. “Sebanyak 60 persennya warga lokal,” ujarnya. Tak hanya itu, pihaknya juga menggandeng warga pulau untuk direkrut sebagai pemandu wisata (guide), terutama untuk olahraga selam (diving) dan snorkeling.

Baca Juga :   Menteri Edhy Luncurkan E-Jaring, Inovasi Pelatihan Di Tengah Pandemi

“Kami juga menerima produk hasil olahan mereka seperti kerupuk, amplang, untuk dijual di resort. Untuk bahan logistik, kami membeli ikan dan bahan hasil lautnya juga dari warga sini, dari nelayan,” jelas Ivan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini

Dari Beijing, Presiden dan Ibu Iriana Bertolak ke Tokyo

BEIJING, TrijayaNews.id – Setelah melakukan serangkaian pertemuan dengan Perdana Menteri Li Keqiang dan Presiden Xi Jinping di Beijing, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), pada Selasa sore,...

Presiden Jokowi dan Presiden Xi Bahas Penguatan Kerja Sama Ekonomi hingga Isu Kawasan dan Dunia

BEIJING, TrijayaNews.id - Presiden Jokowi melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Xi Jinping di Villa 14, Diaoyutai State Guesthouse, Beijing, Selasa...

Presiden Jokowi Lakukan Pertemuan Bilateral dengan PM Li Keqiang

BEIJING, TrijayaNews.id - Mengawali agenda kunjungan kerjanya di Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri RRT (Premier) Li...

KemenKopUKM Hadirkan 20 UKM Sebagai Official Merchandise G20 Indonesia

Jakarta, TrijayaNews.id - Dalam rangka mendukung penyelenggaraan Presidensi G20 Indonesia 2022, Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) menghadirkan 20 UKM terpilih sebagai official merchandise G20...

Berita Terkait

Tentang Kami

Ikuti Kami

Copyright @ 2020 TrijayaNews.id. All right reserved