Senin, Juni 17, 2024

Penyelundupan Ikan Patin, KKP Duga Banyak Oknum Terlibat

Banyak oknum melakukan penyelundupan karena tergiur keuntungan besar

Jakarta, TrijayaNews.id – Kementerian Kelautan dan Perikanan masih mendalami kasus penyelundupan ikan patin fillet illegal di Jakarta Utara yang berhasil dibongkar Agustus lalu.

“Sekarang sedang dalam pengembangan penyidikan oleh KKP dan Kepolisian,” kata Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Tb Haeru Rahayu, Kamis (3/9/2020).

Haeru tidak mau menyebutkan kapal negara mana yang melakukan penyelundupan. Ia berjanji hasil pengembangan penyelidikan akan disampaikan secara terbuka lewat konferensi pers. “Tunggu saja tanggal mainnya,” ucap Haeru.

Tapi yang jelas, banyak pihak yang bermain dalam aksi kotor ini. “Diduga melibatkan banyak pihak. Karena sampai masuk ke pelabuhan, sandar di Tanjung Priok dsb,” ujar Haeru.

Menurutnya banyak oknum melakukan penyelundupan karena tergiur keuntungan besar. “Nampaknya ada marjin yang cukup menjanjikan (dari penyelundupan ini),” tambahnya.

Diketahui sebelumnya Ditjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan KKP mengungkap penyelundupan ikan patin fillet illegal di Jakarta Utara.

Sindikat pelaku ditelusuri sejak 26 Juli lalu dari Pelabuhan Pangkal Balam, Tanjung Pinang Kepulauan Bangka Belitung.

Fllet ikan patin beku atau dori dibawa KM Slavia dan KM Sawita bergerak dari arah Sumatera menuju ke arah Jakarta. Tim gabungan kemudian mengamankan empat truk kontainer berisi hampir 55 ton ikan patin filet senilai kurang lebih Rp 2,7 miliar.

Dugaan sementara produk ini bukan berasal dari Indonesia. Karena patin lokal memiliki ciri khas berupa garis merah pada bagian badannya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini

Mahasiswa LSPR Perkenalkan Keberagaman Budaya Kampung Seni Edas Bogor Melalui “Pesta Edas”

Trijayanews.id - Mahasiswa/i semester 6 Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR Jakarta dari kelas PRDC25-1SP mengadakan acara “Pesta Edas” yang bertujuan untuk memperkenalkan keberagaman budaya...

Sugeng Teguh Santoso: Meski Kejagung RI Membantah, KSST Tetap Meyakini Terjadi Dugaan Korupsi Dalam Lelang Saham PT. GBU yang Merugikan Negara Sedikitnya Sebesar Rp....

Penelitian Manfaat Ikan Gabus Tembus Scientific Reports, Angka Stunting Sergai Turun 7 Persen

MEDAN, TrijayaNews.id – Penelitian Manfaat Ikan Gabus untuk mencegah stunting yang dilakukan oleh Bioinformatics & Data Science Research Center (BDSRC), Universitas Bina Nusantara (Binus)...

Keluarga Sultan Deli Bantah Nurhayati Turunan Sultan

Serdang Begadai, TrijayaNews.id - Konflik antara Nurhayati dengan masyarakat Dusun IV Desa Kota Galuh Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai Sumatera Utara yang sudah menduduki tanah...

Sentra Terpadu Inten Soeweno Bantu Korban Banjir di Tanah Datar

PADANG, TrijayaNews.id - Kementerian Sosial melalui Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) dan Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial dan Non Alam (PSKBSNA),...

Berita Terkait

Tentang Kami

Ikuti Kami

Copyright @ 2020 TrijayaNews.id. All right reserved