Rabu, Desember 2, 2020

Presiden Jokowi Serahkan 22.007 Sertifikat Hak Atas Tanah di Humbang Hasundutan

Humbang Hasundutan, TrijayaNews.id – Bertempat di Stadion Simangaronsang, Kabupaten Humbang Hasundutan, pada Selasa, 27 Oktober 2020, Presiden Joko Widodo menyerahkan 22.007 sertifikat hak atas tanah untuk rakyat. Penyerahan sertifikat tersebut merupakan bagian dari kunjungan kerja Presiden ke Provinsi Sumatera Utara.

Kepemilikan hak atas tanah wajib dibuktikan dengan sertifikat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Pokok-Pokok Agraria. Sertifikat yang hari ini diserahkan oleh Presiden menjadi bukti tertulis yang mendapatkan pengakuan hukum.

“Apa sih gunanya sertifikat? Kalau kita sudah pegang ini hak hukum kita atas tanah itu menjadi jelas,” ujar Presiden dalam sambutannya.

Untuk diketahui, puluhan ribu sertifikat yang diserahkan Presiden tersebut terdiri atas 20.637 sertifikat yang berasal dari program percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), 47 sertifikat untuk rumah ibadah, 1.236 sertifikat untuk aset dan barang milik negara, serta 87 sertifikat untuk bidang lahan yang berada di kawasan lumbung pangan yang berada di Kabupaten Humbang Hasundutan.

“Hari ini telah diserahkan kurang lebih 20 ribu-an sertifikat untuk Provinsi Sumatera Utara. Khusus untuk Humbang Hasundutan ada penyerahan sertifikat yang berada di lokasi lumbung pangan, itu ada 87 sertifikat,” ucapnya.

Penyerahan sertifikat untuk rakyat kali ini hanya dihadiri langsung oleh penerima dalam jumlah yang sangat terbatas sebagai bagian dari pelaksanaan protokol kesehatan. Sebagian besar penerima mengikuti jalannya acara penyerahan melalui konferensi video dari sejumlah titik di tempat terpisah.

Kepada para penerima, Presiden menitipkan pesan untuk menjaga sertifikat yang telah diterimanya tersebut dengan baik. Kepemilikan sertifikat tersebut juga berarti membuka akses permodalan ke perbankan apabila di antara para penerima ada yang ingin menggunakannya sebagai modal usaha. Namun, Kepala Negara juga mengingatkan agar dana yang diperoleh dari pinjaman tersebut hanya diperuntukkan untuk hal-hal produktif.

“Saya ingat saat saya pertama kali mendapat sertifikat umur kira-kira 35 tahun, senang sekali. Karena dengan sertifikat ini kita nanti bisa gunakan untuk akses ke perbankan. Ini bisa disekolahkan ke bank kalau ingin dipakai untuk modal kerja usaha,” Presiden menceritakan.

Turut hadir dalam acara penyerahan ini di antaranya ialah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi.

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Berita Terkini

BPKP Dorong Pimpinan APIP Profesional Nahkodai Pencegahan Korupsi

JAKARTA, TrijayaNews.id – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) konsisten untuk terus meningkatkan kapabilitas dan kompetensi pimpinan APIP (Aparat Pengawasan Intern Pemerintah), utamanya dalam...

Rianto Andika, Anak Kampung dari Melawi Kini Tembus Istana Negara

JAKARTA, TrijayaNews.id - Rinto Andika, Putra asal Poring, dari Nanga Pinoh, Melawi, Kalimantan Barat, kini menjadi kebanggaan warga Melawi, Kalimantan Barat. Pasalnya, setelah melalui...

Festival UMB ke-13, Komitmen UMB Tingkatkan Kualitas Generasi Muda

JAKARTA, TrijayaNews.id – Meskipun masih dalam suasana pandemi Covid-19, Universitas Mercu Buana (UMB) terus berkomitmen meningkatkan kualitas generasi muda Indonesia melalui pendidikan. Komitmen tersebut ditunjukkan...

Memperingati Hari Anak Sedunia, Suntory Garuda Beverage Memperkenalkan Mizuiku Squad

Jakarta, Indonesia, 20 November 2020 – Memperingati hari anak sedunia, Suntory Garuda Beverage (SGB) memberikan apresiasi kepada lebih dari 200 anak-anak dari 18 Sekolah...

Seorang Nenek Inginkan Keadilan Pada Kasus Dugaan Penipuan PT Indosurya Inti Finance

JAKARTA, TrijayaNews.id - Seorang perempuan lanjut usia yakni Tuty Suryani, berusia 80 tahun dan putrinya Tien Budiman mengharapkan adanya keadilan. Sebab, dirinya sebagai debitur...
- Advertisement -

Berita Terkait

- Advertisement -

Tentang Kami

Ikuti Kami

Copyright @ 2020 TrijayaNews.id. All right reserved