Senin, Juni 17, 2024

Kepala BKKBN Luncurkan Countainer Office Genre

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) meluncurkan Countainer Office GenRe (Generasi Berencana), Kamis (19/11/2020). Bersamaan dengan itu diluncurkan pula "Modul Tentang Kita".

JAKARTA, TrijayaNews.id – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) meluncurkan Countainer Office GenRe (Generasi Berencana), Kamis (19/11/2020). Bersamaan dengan itu diluncurkan pula “Modul Tentang Kita”.

Peluncuran dilakukan secara langsung oleh Kepala BKKBN, DR (HC) dr. Hasto Wardoyo Sp.OG (K), di BKKBN, Jakarta. Countainer Office  ditempatkan di halaman kantor lembaga tersebut di kawasan Halim Perdanakusumah, Jakarta.

“Setiap kali melakukan peluncuran program, yang pertama dan selalu ada di pikiran saya, bila program ini tidak jalan, itu karena apa,” ujar Hasto dalam sambutannya.

Makna yang terkandung di dalam pikiran Kepala BKKBN itu sesungguhnya memiliki makna sangat dalam. “Bila kita tahu apa penyebab tidak jalan, maka sejak awal kita bisa mengantisipasi jangan sampai program itu jalan menuju mati,” jelas Hasto.

Di bagian lain sambutannya, Hasto berharap Countainer Office GenRe yang merupakan hibah dari salah satu perusahaan alat kesehatan habis pakai ini dapat digunakan sebagai tempat pengembangan sistem pembelajaran bersama teman sebaya antar generasi muda.

“Berdasarkan hasil riset, lebih dari 50 persen remaja lebih percaya kepada teman sebaya dalam berbagi informasi atau melakukan sharing terkait persoalan mereka dan solusinya,” ujar Hasto.

Kehadiran Countainer Office GenRe ini, menurut Hasto, merupakan bentuk konkrit  dukungan BKKBN terhadap program GenRe dengan pendekatan teman sebaya dengan didukung Modul Tentang Kita.

Hasto menandaskan bahwa Countainer GenRe Office yang sekaligus berfungsi sebagai Sekretariat Bersama GenRe merupakan prototipe  yang akan dikembangkan BKKBN ke seluruh wilayah  Indonesia. “Jakarta menjadi center of excellence,” ujar Hasto.

Inovasi ini diharapkan Hasto betul-betul bisa menggerakkan remaja dan Generasi Berencana di Indonesia dalam membangun hidup dengan perencanaan yang tepat menuju Indonesia Emas di 2045.

Baca Juga :   Rusdi Taher: Ratusan Kepala Desa di Sultra Dibiayai ke Jakarta untuk Mendukung Istri Mantan Gubernur Sultra

Tempat berdikusi

“Countainer Office ini menjadi sekretariat untuk digunakan di antaranya sebagai tempat berdiskusi  terkait generasi muda,” ujar Direktur Bina Ketahanan Remaja BKKBN, dr. Victor Palimbong menambahkan.

Kehadirat sekretariat GenRe yang dibangun dari countainer ini strategis karena saat ini 70 juta penduduk Indonesia merupakan remaja usia 10-24 tahun. “Satu dari empat penduduk Indonesia adalah remaja,” tutur Victor.

Melihat potensi besar itu, melalui Program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, Keluarga Berencana), BKKBN di antaranya memfokuskan garapan program pada generasi zilenial dan milenial.

Pegangan PIK Remaja

Terkait “Modul Tentang Kita” yang ikut diluncurkan, Fitri dari John Hopkins mengatakan bahwa modul itu dibuat untuk menjadi salah satu pegangan para remaja yang tergabung dalam Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja  dalam menjalin dan mengembangkan komunikasi dengan teman sebaya.

“Pendekatannya melalui pola komunikasi remaja, pear to pear, experimental learning dan partisipasi.  Modul ini dikembangkan dengan melibatkan remaja, dan berisi tentang perencanaan masa depan remaja secara holistik dari kelompok sebaya,” ujarnya.

Sebelumnya, Modul Tentang Kita telah diuji coba di Sulawesi Selatan, Sumatera Utara dan DKI Jakarta. “Dengan mengikut Pelatihan tentang Kita, perencanaan masa depan saya tertata dengan rapi,” ujar seorang peserta pelatihan Modul Tentang Kita.

“Saya memperoleh ilmu bagaimana memahami diri saya lebih dalam sehingga menjadi bekal untuk menjalani kehidupan di masa remaja saya,” ujar peserta pelatihan lainnya. “Modul ini benar-benar mempersiapkan masa depan remaja,” ungkapnya.

Baca Juga :   Sunat bagi Perempuan Berbahaya untuk Kesehatan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini

Mahasiswa LSPR Perkenalkan Keberagaman Budaya Kampung Seni Edas Bogor Melalui “Pesta Edas”

Trijayanews.id - Mahasiswa/i semester 6 Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR Jakarta dari kelas PRDC25-1SP mengadakan acara “Pesta Edas” yang bertujuan untuk memperkenalkan keberagaman budaya...

Sugeng Teguh Santoso: Meski Kejagung RI Membantah, KSST Tetap Meyakini Terjadi Dugaan Korupsi Dalam Lelang Saham PT. GBU yang Merugikan Negara Sedikitnya Sebesar Rp....

JAKARTA, TrijayaNews.id -- Koalisi Masyarakat Sipil Selamatkan Tambang (KSST) tidak mempermasalahkan bantahan Kapuspenkum Kejagung, yang mendalilkan pelaporan terhadap Jampidsus keliru. “Kami memiliki bukti dan alasan...

Penelitian Manfaat Ikan Gabus Tembus Scientific Reports, Angka Stunting Sergai Turun 7 Persen

MEDAN, TrijayaNews.id – Penelitian Manfaat Ikan Gabus untuk mencegah stunting yang dilakukan oleh Bioinformatics & Data Science Research Center (BDSRC), Universitas Bina Nusantara (Binus)...

Keluarga Sultan Deli Bantah Nurhayati Turunan Sultan

Serdang Begadai, TrijayaNews.id - Konflik antara Nurhayati dengan masyarakat Dusun IV Desa Kota Galuh Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai Sumatera Utara yang sudah menduduki tanah...

Sentra Terpadu Inten Soeweno Bantu Korban Banjir di Tanah Datar

PADANG, TrijayaNews.id - Kementerian Sosial melalui Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) dan Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial dan Non Alam (PSKBSNA),...

Berita Terkait

Tentang Kami

Ikuti Kami

Copyright @ 2020 TrijayaNews.id. All right reserved