FSP KEP KSPI Hadiri IndustriALL Global Union Regional Chemical and Pharmaceuticals sectors trade union network meeting

Nasional128 Dilihat

Trijayanews.id – IndustriALL Global Union kembali mengadakan pertemuan Regional Chemical and Pharmaceuticals Sectors Trade Union Network Meeting di Hotel Milenium Jakarta.

Perwakilan FSP KEP KSPI dengan delegasi dari PUK sekitar 12 orang dari Jawa Barat, Banten, DKI dan Jawa Timur. Pertemuan ini juga dihadiri perwakilan dari Thailand, Philipina, Malaysia, Vietnam, Singapura dan Amerika Serikat dengan USW (United Steel Worker).

Pertemuan jaringan serikat pekerja regional IndustriALL Global Union untuk sektor Kimia dan Farmasi mempunyai tujuan dan sharing untuk mendapatkan informasi terkini/situasi industri farmasi di tingkat global dan regional, Membahas status serikat pekerja dan pengorganisasian pekerja di sektor farmasi, meningkatkan partisipasi perempuan dan pekerja muda di sektor farmasi dan mengidentifikasi serta menyepakati langkah selanjutnya dalam memperkuat serikat pekerja di industri tersebut.

Pertemuan jaringan sektor Kimia dan Farmasi tersebut dihadiri oleh Tom Grinter, Direktur, Kimia dan Farmasi, Pulp dan Kertas, Industri Karet IndustriALL dan Masato Shinohara, Ketua, IndustriALL Pharmaceutical Sector Network.

Tom Grinter menyampaikan point Industri farmasi terkait Tren, tantangan, dan prospek Tindakan prioritas dan aktivitas sektor IndustriALL Global Union untuk memajukan Hak Pekerja di Sektor Farmasi dan Kimia melalui Pengorganisasian dan Pembangunan Jaringan Serikat Pekerja di Perusahaan dan Daerah di Indonesia.

Kent Holsing selaku Presiden, United Steelworkers (USW) memandu diskusi untuk progres membangun jaringan serikat pekerja di perusahaan multinasional dan memfokuskan kesetaraan gender dalam industri farmasi dan kimia.

Armelle Seby selaku Direktur untuk gender dan pekerja non-manual, IndustriALL juga memandu sesi Diskusi untuk meningkatkan kepadatan serikat pekerja dan integrasi perempuan dan pemuda dalam serikat pekerja dan di sektor Kimia dan Farmasi.

Garis besar pembahasan pada pertemuan tersebut adalah Isu dan tantangan yang dihadapi oleh pekerja di industri farmasi di Indonesia khususnya dan membuat Rekomendasi untuk tindakan guna mendukung peningkatan dan penguatan serikat pekerja di industri, strategi dalam mengorganisasi dan meningkatkan partisipasi dan representasi perempuan dan pemuda dalam serikat pekerja industri dan juga Mengidentifikasi dan mengadopsi prioritas Langkah selanjutnya

Seluruh peserta pada pertemuan tersebut juga melaksanakan kunjungan pabrik di jakarta sebagai studi banding.

Pesan perbaikan kedepan untuk diskusi di Industri farmasi adalah meningkatkan kesejahteraan pekerja mencakup tunjangan dan status serikat pekerja di sektor tersebut dan Keselamatan, kesehatan dan Keberlanjutan kesejahteraan di kedua baik Farmasi dan kimia.