Rabu, Agustus 17, 2022

Nia Dinata Ungkap Alasan FFI 2020 Tidak Diundur di Tengah Pandemi Covid-19

JAKARTA, Trijayanews.id – Festival Film Indonesia (FFI) 2020 akan tetap dilaksanakan meski dalam kondisi pandemi Covid-19. Komite Seleksi dan Penjurian FFI Nia Dinata memberikan alasannya. Apa itu?

Menurut Nia, FFI bagi insan perfilman Indonesia sudah seperti sebuah bendera yang harus tetap berdiri tegak. Jika bendera tersebut diturunkan, maka semangat para pasukannya juga bisa ikut semakin terpuruk, mengingat selama masa karantina industri film tidak bisa bergerak.

“Karena ini adalah bendera, kalau bendera jatuh, nanti semangatnya turun jadi tetap diadakan dengan segala fleksibilitas disesuaikan dengan pandemi,” ujar Nia dalam peluncuran FFI 2020 secara virtual, Selasa (16/6/2020).

Nia mengatakan, insan perfilman yang bergabung dalam Komite Festival Film Indonesia sudah mulai bekerja sebelum pandemi terjadi. Dengan banyak pertimbangan dan pemikiran, FFI pun diputuskan tetap terlaksana.

“Kita di awal Januari sudah bekerja tanpa tahu ada pandemi, kita udah brain storming sehingga saat pandemi menghajar kita di pertengahan Maret, itu yang dipikirkan untuk malam nominasi dan malam anugerah, dipikirkan sangat hati-hati sekali tetap diadakan atau enggak,” kata sutradara “Berbagi Suami” itu.

Berbeda dengan BAFTA atau Academy Awards yang terpaksa diundur, FFI dilaksanakan pada akhir tahun, sehingga jumlah film masuk untuk seleksi masih sanggup untuk berkompetisi.

“Kenapa Oscar dan BAFTA mundur ke 2021, karena kedua ajang kompetisi itu dihadirkan di awal tahun. Jadi, mereka juga tidak punya seleksi yang terlalu banyak karena bioskop berhenti tayang di pertengahan Maret ini. Kalau FFI, tayang di akhir tahun jadi kita masih punya 53 film kalau enggak diadakan semangatnya akan turun,” kata Nia.

Saat ini jumlah film panjang yang masuk untuk seleksi awal FFI adalah 53 film. Jumlah tersebut belum termasuk film dokumenter, film pendek, film animasi dan film eksperimental lainnya.

Baca Juga :   Ini Sejumlah Tempat Wisata di Jakarta yang Akan Buka Saat PSBB Transisi

“Untuk dokumenter dan film pendek, mereka kan base-nya komunitas, jadi kita sudah menggandeng tiga komunitas di masing-masing section untuk mengkurasi apa sih yang sudah tayang dari 1 Oktober 2019 – 30 September 2020. Kabarnya film dokumenter yang bagus-bagus sudah ada di komunitas,” kata Nia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini

Bank Berkapasitas Global, Ini Strategi BNI

Jakarta, TrijayaNews.id - Direktur Corporate Banking BNI Silvano Rumantir mengakan, BNI memiliki DNA sebagai corporate banking yang aktif dan mendukung ekspansi nasabah korporasi hingga...

Kelembagaan Koperasi Nelayan terus Diperkuat KemenkopUKM

Indramayu, TrijayaNews.id - Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM) terus memperkuat kelembagaan koperasi nelayan, melalui program pendampingan hingga terbentuk ekosistem usaha perikanan yang sehat. Menurut Staf...

SMESCO Indonesia Gandeng PT Jaya Hotel Lestari Pulihkan Ekonomi Melalui Sektor Perhotelan

Tangerang, TrijayaNews.id – Direktur Bisnis SMESCO Indonesia Wientor Rah Mada menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Direktur PT. Jaya Hotel Lestari atau Episode Hotel...

BNI Gandeng Indomaret untuk Perkuat Ekosistem Cashless

Jakarta, TrijayaNews.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI (kode saham: BBNI) terus memperkuat ekosistem cashless society guna memaksimalkan potensi pemulihan ekonomi. Kali...

Berita Terkait

Tentang Kami

Ikuti Kami

Copyright @ 2020 TrijayaNews.id. All right reserved