Minggu, Juli 14, 2024

Gugus Tugas Nasional Umumkan 136 Kabupaten dan Kota Zona Kuning

JAKARTA, Trijayanews.id – Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 (GTPPC19) mengumumkan 136 kabupaten dan kota di zona kuning pada hari ini, Senin (8/6). Sebelumnya GTTPC19 telah mengumumkan terlebih dahulu 102 kabupaten dan kota yang berada pada zona hijau pada Sabtu (30/5) lalu.

Ke-136 kabupaten dan kota yang berada di zona kuning dapat mempersiapkan pelaksanaan aktivitas masyarakat aman dan produktif. Hal tersebut berdasarkan hasil evaluasi tim pakar epidemiologi, kesehatan masyarakat, sosial, budaya, ekonomi kerakyatan dan keamanan. Ketua GTPPC19 atau Gugus Tugas Nasional Doni Monardo mengatakan bahwa wilayah administratif setingkat kabupaten dan kota yang masih bertahan di zona hijau berjumlah 92.

“Sehingga total kabupaten kota yang berada di zona hijau dan kuning berjumlah 228 kabupaten-kota atau 44% dari total kabupaten-kota secara nasional,” ujar Doni di Media Center Gugus Tugas Nasional, Jakarta, pada Senin (8/6).

Definisi zona kuning yang ditetapkan oleh GTPPC19 merupakan wilayah dengan tingkat risiko rendah.

Ia mengatakan bahwa perkembangan status wilayah akan disampaikan secara berkala kepada masyarakat, setiap minggu. Pembukaan daerah menuju masyarakat aman dan produktif, tergantung kepada persiapan daerah dan dukungan masyarakat, serta diserahkan sepenuhnya kepada bupati dan walikota.

Doni yang juga Kepala BNPB mengingatkan kepala daerah di tingkat kabupaten dan kota, selaku ketua gugus tugas daerah untuk selalu bermusyawarah dengan forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) dalam setiap pengambilan keputusan.

Di samping itu, ia juga mengharapkan kepala daerah untuk melibatkan pentaheliks berbasis komunitas di daerah, seperti segenap komponen masyarakat, termasuk Ikatan Dokter Indonesia di daerah, pakar epidemiologi, pakar kesehatan masyarakat, tokoh agama, tokoh budaya, tokoh masyarakat, dan pakar di bidang ekonomi kerakyatan, tokoh pers di daerah, dunia usaha dan DPRD.

“Selain itu, para bupati dan walikota agar selalu melakukan konsultasi dan koordinasi yang ketat dengan gubernur sebagai kepala daerah provinsi, sekaligus wakil pemerintah pusat di daerah,” tambahnya.

Doni mengatakan bahwa proses pelaksanaan ini harus melalui tahapan prakondisi, yaitu edukasi, sosialisasi, dan simulasi. Sesuai dengan kondisi dan karakteristik di masing-masing daerah, dan dilaksanakan secara gotong royong.

Baca Juga :   Erick Thohir: Perlindungan Bagi Tenaga Kesehatan Itu Mutlak

“Tahapan-tahapan sosialisasi tersebut, tentunya harus bisa dipahami, dimengerti dan dipatuhi oleh masyarakat karena keberhasilan masyarakat aman dan produktif dan aman sangat tergantung kepada kedisiplinan masyarakat, dan kesadaran kolektif dalam mematuhi protokol kesehatan,” ucap Doni.

Ia mengingatkan untuk tetap siaga sehingga kerja keras yang telah berlangsung selama hampir tiga bulan tidak sia-sia.

Kabupaten dan kota yang berada zona hijau dan kuning harus menyiapkan manajemen krisis, termasuk melakukan monitoring, dan evaluasi.

“Dengan tetap melaksanakan testing yang masif, tracing yang agresif dan isolasi yang ketat, untuk memutus mata rantai penularan COVID-19,” ujarnya.

Doni mengatakan bahwa jika dalam perkembangan ditemukan kenaikan kasus, Tim Gugus Tugas Kabupaten/Kota bisa memutuskan untuk melakukan pengetatan, atau penutupan kembali setelah berkonsultasi dengan Gugus Tugas Provinsi dan Gugus Tugas Pusat.

Adapun rincian 136 kabupaten-kota yang berada di zona kuning sebagai berikut:

1. Provinsi Aceh, 9 kabupaten/kota.

2. Provinsi Sumatera Utara, 1 kabupaten dan 1 kota.

3. Provinsi Sumatera Selatan, 3 kabupaten.

4. Provinsi Sumatera Barat, 2 Kota.

5. Provinsi Jambi, 7 kabupaten/kota.

6. Provinsi Lampung ,10 kabupaten/kota.

7. Provinsi Bengkulu, 6 kabupaten/kota.

8. Provinsi Riau, 10 kabupaten/kota.

9. Provinsi Kepulauan, 3 kabupaten/kota.

10. Provinsi Bangka Belitung, 3 kabupaten.

11. Provinsi Kalimantan Timur, 6 kabupaten/kota.

12. Provinsi Kalimantan Selatan, 1 Kabupaten.

13. Provinsi Kalimantan Barat, 9 kabupaten/kota.

14. Provinsi Kalimantan Tengah, 1 Kabupaten.

15. Provinsi Jawa Barat, 11 kabupaten/kota.

16. Provinsi Jawa Tengah, 10 kabupaten/kota.

17. Provinsi Jawa Timur, 4 kabupaten/kota.

18. Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, 1 kabupaten.

19. Provinsi Nusa Tenggara Timur, 6 kabupaten/kota.

Baca Juga :   Presiden Jokowi Tinjau Kesiapan GWK Cultural Park untuk KTT G20

20. Provinsi Sulawesi Utara, 4 kabupaten.

21. Provinsi Sulawesi Barat, 1 kabupaten.

22. Provinsi Sulawesi Tengah, 7 kabupaten/kota.

23. Provinsi Sulawesi Selatan, 5 kabupaten/kota.

24. Provinsi Sulawesi Tenggara, 3 kabupaten.

25. Provinsi Maluku Utara, 4 kabupaten.

26. Provinsi Maluku, 5 Kabupaten.

27. Provinsi Papua Barat, 2 kabupaten.

28. Provinsi Papua, 1 kabupaten.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini

Ketum Dekopin: Kalau Pemerintah Berikan TKDN 40 Persen Mestinya Koperasi Diberikan Tempat

  TrijayaNews.id, Jakarta - Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia Sri Untari Bisowarno, di antara sambutannya pada puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas), 12 Juli 2024...

HUT Ke-77 Koperasi, Dekopin Tekankan Modernisasi dan Kemandirian Koperasi

JAKARTA, TrijayaNews.id - Koperasi merupakan salah satu pilar penting dalam perekonomian Indonesia yang memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat, khususnya di pedesaan. Koperasi...

Dalam Rangkaian HUT Koperasi ke 77 Keberpihakan Pemerintah Terhadap Koperasi Masih Dipertanyakan

Trijaya.id, Jakarta - Keren tema peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke 77, yakni “Koperasi Maju Indonesia Emas”. Ada makna luar biasa. Faktanya, koperasi menurut...

Meriah Peluncuran dan Pentas Apresiasi Buku Sepanjang Jalan Kenangan ke Palestina

Trijayanews.id, Purwokerto - Peluncuran dan pentas apresiasi buku berjudul Sepanjang Jalan Kenangan ke Palestina, bertempat di Lantai 2, Arpusda Kabupaten Banyumas, Jalan Jenderal Gatot...

Mahasiswa LSPR Perkenalkan Keberagaman Budaya Kampung Seni Edas Bogor Melalui “Pesta Edas”

Trijayanews.id - Mahasiswa/i semester 6 Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR Jakarta dari kelas PRDC25-1SP mengadakan acara “Pesta Edas” yang bertujuan untuk memperkenalkan keberagaman budaya...

Berita Terkait

Tentang Kami

Ikuti Kami

Copyright @ 2020 TrijayaNews.id. All right reserved